Saturday, February 15, 2014

Download Audio: Murottal Al-Qur’an Syaikh Abdurrahman As-Sudais



Alhamdulillah, dengan izin Allah berikut kami hadirkan audio bacaan Al-Qur’an dengan lantunan yang sangat indah dan khas dari seorang imam mesjidil haram Mekkah, Asy Syaikh Abdurrahman As-Sudais hafidhahullah

Semoga bermanfaat. silahkan dengar dan download pada ink berikut, Gratis!!

Syaikh Abdurrahman As-Sudais

Nomor SuratNama SuratDengerin AjahDownload di sini
1Surat Al-Fatihamp3 )mp3 )
2Surat Al-Baqaramp3 )mp3 )
3Surat Aal-E-Imranmp3 )mp3 )
4Surat An-Nisamp3 )mp3 )
5Surat Al-Maedamp3 )mp3 )
6Surat Al-Anaammp3 )mp3 )
7Surat Al-Arafmp3 )mp3 )
8Surat Al-Anfalmp3 )mp3 )
9Surat At-Tawbamp3 )mp3 )
10Surat Yunusmp3 )mp3 )
11Surat Hudmp3 )mp3 )
12Surat Yusufmp3 )mp3 )
13Surat Ar-Radmp3 )mp3 )
14Surat Ibrahimmp3 )mp3 )
15Surat Al-Hijrmp3 )mp3 )
16Surat An-Nahlmp3 )mp3 )
17Surat Al-Isramp3 )mp3 )
18Surat Al-Kahfmp3 )mp3 )
19Surat Maryammp3 )mp3 )
20Surat Ta-Hamp3 )mp3 )
21Surat Al-Anbiyamp3 )mp3 )
22Surat Al-Hajjmp3 )mp3 )
23Surat Al-Mumenoonmp3 )mp3 )
24Surat An-Noormp3 )mp3 )
25Surat Al-Furqanmp3 )mp3 )
26Surat Ash-Shuaramp3 )mp3 )
27Surat An-Namlmp3 )mp3 )
28Surat Al-Qasasmp3 )mp3 )
29Surat Al-Ankabootmp3 )mp3 )
30Surat Ar-Roommp3 )mp3 )
31Surat Luqmanmp3 )mp3 )
32Surat As-Sajdamp3 )mp3 )
33Surat Al-Ahzabmp3 )mp3 )
34Surat Sabamp3 )mp3 )
35Surat Fatirmp3 )mp3 )
36Surat Ya-Seenmp3 )mp3 )
37Surat As-Saaffatmp3 )mp3 )
38Surat Sadmp3 )mp3 )
39Surat Az-Zumarmp3 )mp3 )
40Surat Ghafirmp3 )mp3 )
41Surat Fussilatmp3 )mp3 )
42Surat Ash-Shuramp3 )mp3 )
43Surat Az-Zukhrufmp3 )mp3 )
44Surat Ad-Dukhanmp3 )mp3 )
45Surat Al-Jathiyamp3 )mp3 )
46Surat Al-Ahqafmp3 )mp3 )
47Surat Muhammadmp3 )mp3 )
48Surat Al-Fathmp3 )mp3 )
49Surat Al-Hujraatmp3 )mp3 )
50Surat Qafmp3 )mp3 )
51Surat Adh-Dhariyatmp3 )mp3 )
52Surat At-Turmp3 )mp3 )
53Surat An-Najmmp3 )mp3 )
54Surat Al-Qamarmp3 )mp3 )
55Surat Ar-Rahmanmp3 )mp3 )
56Surat Al-Waqiamp3 )mp3 )
57Surat Al-Hadidmp3 )mp3 )
58Surat Al-Mujadilamp3 )mp3 )
59Surat Al-Hashrmp3 )mp3 )
60Surat Al-Mumtahinamp3 )mp3 )
61Surat As-Saffmp3 )mp3 )
62Surat Al-Jumuamp3 )mp3 )
63Surat Al-Munafiqoonmp3 )mp3 )
64Surat At-Taghabunmp3 )mp3 )
65Surat At-Talaqmp3 )mp3 )
66Surat At-Tahrimmp3 )mp3 )
67Surat Al-Mulkmp3 )mp3 )
68Surat Al-Qalammp3 )mp3 )
69Surat Al-Haaqqamp3 )mp3 )
70Surat Al-Maarijmp3 )mp3 )
71Surat Noohmp3 )mp3 )
72Surat Al-Jinnmp3 )mp3 )
73Surat Al-Muzzammilmp3 )mp3 )
74Surat Al-Muddaththirmp3 )mp3 )
75Surat Al-Qiyamamp3 )mp3 )
76Surat Al-Insanmp3 )mp3 )
77Surat Al-Mursalatmp3 )mp3 )
78Surat An-Nabamp3 )mp3 )
79Surat An-Naziatmp3 )mp3 )
80Surat Abasamp3 )mp3 )
81Surat At-Takwirmp3 )mp3 )
82Surat Al-Infitarmp3 )mp3 )
83Surat Al-Mutaffifinmp3 )mp3 )
84Surat Al-Inshiqaqmp3 )mp3 )
85Surat Al-Buroojmp3 )mp3 )
86Surat At-Tariqmp3 )mp3 )
87Surat Al-Alamp3 )mp3 )
88Surat Al-Ghashiyamp3 )mp3 )
89Surat Al-Fajrmp3 )mp3 )
90Surat Al-Baladmp3 )mp3 )
91Surat Ash-Shamsmp3 )mp3 )
92Surat Al-Lailmp3 )mp3 )
93Surat Ad-Dhuhamp3 )mp3 )
94Surat Al-Inshirahmp3 )mp3 )
95Surat At-Tinmp3 )mp3 )
96Surat Al-Alaqmp3 )mp3 )
97Surat Al-Qadrmp3 )mp3 )
98Surat Al-Bayyinamp3 )mp3 )
99Surat Az-Zalzalamp3 )mp3 )
100Surat Al-Adiyatmp3 )mp3 )
101Surat Al-Qariamp3 )mp3 )
102Surat At-Takathurmp3 )mp3 )
103Surat Al-Asrmp3 )mp3 )
104Surat Al-Humazamp3 )mp3 )
105Surat Al-Filmp3 )mp3 )
106Surat Quraishmp3 )mp3 )
107Surat Al-Maunmp3 )mp3 )
108Surat Al-Kauthermp3 )mp3 )
109Surat Al-Kafiroonmp3 )mp3 )
110Surat An-Nasrmp3 )mp3 )
111Surat Al-Masaddmp3 )mp3 )
112Surat Al-Ikhlasmp3 )mp3 )
113Surat Al-Falaqmp3 )mp3 )
114Surat An-Nasmp3 )mp3 )

Thursday, December 12, 2013

Salahuddin Al Ayyubi

Shalahuddin Al-Ayyubi sebenarnya hanya nama julukan dari Yusuf bin Najmuddin. Shalahuddin merupakan nama gelarnya, sedangkan al-Ayyubi nisbah keluarganya. Beliau sendiri dilahirkan pada tahun 532 H/ 1138 M di Tikrit, sebuah wilayah Kurdi di utara Iraq.

Sejak kecil Shalahuddin sudah mengenal kerasnya kehidupan. Pada usia 14 tahun, Shalahuddin ikut kaum kerabatnya ke Damaskus, menjadi tentara Sultan Nuruddin, penguasa Suriah waktu itu. Karenan memang pemberani, pangkatnya naik setelah tentara Zangi yang dipimpin oleh pamannya sendiri, Shirkuh, berhasil memukul mundur pasukan Salib (crusaders) dari perbatasan Mesir dalam serangkaian pertempuran.Pada tahun 1169, Shalahuddin diangkat menjadi panglima dan gubernur (wazir) menggantikan pamannya yang wafat. Setelah berhasil mengadakan pemulihan dan penataan kembali sistem perekonomian dan pertahanan Mesir, Shalahuddin mulai menyusun strateginya untuk membebaskan Baitul Maqdis dari cengkeraman tentara Salib.

Shalahuddin terkenal sebagai penguasayang menunaikan kebenaran—bahkan memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme. Tepat pada bulan September 1174, Shalahuddin menekan penguasa Dinasti Fatimiyyah supaya tunduk dan patuh pada Khalifah Daulat Abbasiyyah di Baghdad. Belom cukup sampai di situ, tiga tahun kemudian, sesudah kematian Sultan Nuruddin, Shalahuddin melebarkan sayap kekuasaannya ke Suriah dan utara Mesopotamia. Satu persatu wilayah penting berhasil dikuasinya: Damaskus (pada tahun 1174), Aleppo atau Halb (1138) dan Mosul (1186).

Sebagaimana diketahui, berkat perjanjian yang ditandatangani oleh Khalifah Umar bin Khattab dan Uskup Sophronius menyusul jatuhnya Antioch, Damaskus, dan Yerusalem pada tahun 636 M, orang-orang Islam, Yahudi dan Nasrani hidup rukun dan damai di Suriah dan Palestina. Mereka bebas dan aman menjalankan ajaran agama masing-masing di kota suci tersebut.

Perang Salib

Namun kerukunan yang telah berlangsung selama lebih 460 tahun itu kemudian porak-poranda akibat berbagai hasutan dan fitnah yang digembar-gemborkan oleh seorang patriarch bernama Ermite. Provokator ini berhasil mengobarkan semangat Paus Urbanus yang lantas mengirim ratusan ribu orang ke Yerusalem untuk Perang Salib Pertama. Kota suci ini berhasil mereka rebut pada tahun 1099. Ratusan ribu orang Islam dibunuh dengan kejam dan biadab, sebagaimana mereka akui sendiri: “In Solomon’s Porch and in his temple, our men rode in the blood of the Saracens up to the knees of their horses.”

Menyadari betapa pentingnya kedudukan Baitul Maqdis bagi ummat Islam dan mendengar kezaliman orang-orang Kristen di sana, maka pada tahun 1187 Shalahuddin memimpin serangan ke Yerusalem. Orang Kristen mencatatnya sebagai Perang Salib ke-2. Pasukan Shalahuddin berhasil mengalahkan tentara Kristen dalam sebuah pertempuran sengit di Hittin, Galilee pada 4 July 1187. Dua bulan kemudian (Oktober tahun yang sama), Baitul Maqdis berhasil direbut kembali.

Berita jatuhnya Yerusalem menggegerkan seluruh dunia Kristen dan Eropa khususnya. Pada tahun 1189 tentara Kristen melancarkan serangan balik (Perang Salib ke-3), dipimpin langsung oleh Kaisar Jerman Frederick Barbarossa, Raja Prancis Philip Augustus dan Raja Inggris Richard ‘the Lion Heart’.

Perang berlangsung cukup lama. Baitul Maqdis berhasil dipertahankan, dan gencatan senjata akhirnya disepakati oleh kedua-belah pihak. Pada tahun 1192 Shalahuddin dan Raja Richard menandatangani perjanjian damai yang isinya membagi wilayah Palestina menjadi dua: daerah pesisir Laut Tengah bagi orang Kristen, sedangkan daerah perkotaan untuk orang Islam; namun demikian kedua-belah pihak boleh berkunjung ke daerah lain dengan aman.

Setahun kemudian, tepatnya pada 4 Maret 1193, Shalahuddin menghembuskan nafasnya yang terakhir. Ketika meninggal dunia di Damaskus, Shalahuddin tidak memiliki harta benda yang berarti. Padahal beliau adalah seorang pemimpin. Tapi hal baik yang ditinggalkan oleh orang baik selalu akan menjadi bagian kehidupan selamanya. Kontribusinya buat Islam sungguh tidak pernah bisa diukur dengan apapun di dunia ini.

Parcel untuk Musuh

Banyak kisah-kisah unik dan menarik seputar Shalahuddin al-Ayyubi yang layak dijadikan teladan, terutama sikap ksatria dan kemuliaan hatinya. Di tengah suasana perang, ia berkali-kali mengirimkan es dan buah-buahan untuk Raja Richard yang saat itu jatuh sakit.

Ketika menaklukkan Kairo, ia tidak serta-merta mengusir keluarga Dinasti Fatimiyyah dari istana-istana mereka. Ia menunggu sampai raja mereka wafat, baru kemudian anggota keluarganya diantar ke tempat pengasingan mereka. Gerbang kota tempat benteng istana dibuka untuk umum. Rakyat dibolehkan tinggal di kawasan yang dahulunya khusus untuk para bangsawan Bani Fatimiyyah. Di Kairo, ia bukan hanya membangun masjid dan benteng, tapi juga sekolah, rumah-sakit dan bahkan gereja.

Shalahuddin juga dikenal sebagai orang yang saleh dan wara‘. Ia tidak pernah meninggalkan salat fardu dan gemar salat berjamaah. Bahkan ketika sakit keras pun ia tetap berpuasa, walaupun dokter menasihatinya supaya berbuka. “Aku tidak tahu bila ajal akan menemuiku,” katanya.

Shalahuddin amat dekat dan sangat dicintai oleh rakyatnya. Ia menetapkan hari Senin dan Selasa sebagai waktu tatap muka dan menerima siapa saja yang memerlukan bantuannya. Ia tidka nepotis atau pilih kasih. Pernah seorang lelaki mengadukan perihal keponakannya, Taqiyyuddin. Shalahuddin langsung memanggil anak saudaranya itu untuk dimintai keterangan.

Pernah juga suatu kali ada yang membuat tuduhan kepadanya. Walaupun tuduhan tersebut terbukti tidak berdasar sama sekali, Shalahuddin tidak marah. Ia bahkan menghadiahkan orang yang menuduhnya itu sehelai jubah dan beberapa pemberian lain. Ia memang gemar menyedekahkan apa saja yang dimilikinya dan memberikan hadiah kepada orang lain, khususnya tamu-tamunya.

Ia juga dikenal sangat lembut hati, bahkan kepada pelayannya sekalipun. Pernah ketika ia sangat kehausan dan minta dibawakan segelas air, pembantunya menyuguhkan air yang agak panas. Tanpa menunjukkan kemarahan ia terus meminumnya. Kezuhudan Shalahuddin tertuang dalam ucapannya yang selalu dikenang: “Ada orang yang baginya uang dan debu sama saja.”

Dikutip dari eramuslim.

sumber : http://fauzan-magetan.blogspot.com/2010/11/salahuddin-al-ayyubi.html

Pemrograman Dengan C++ (Part I)


Pengantar

Apa itu program? Bagaimanakah membuatnya? Jika sudah dibuat, apakah gunanya? Mungkin itu adalah pertanyaan – pertanyaan dari orang – orang yang baru saja mengenal komputer. Program adalah semacam sebuah metode penyelesaian masalah yang disediakan dalam komputer untuk digunakan oleh manusia dalam mempermudah pekerjaannya / kegiatannya. Kurang lebih itulah pengertian program, paling tidak  menurut saya. Lantas, bagaimana membuatnya? Pembuatan program adalah dengan memberi “perintah” sedemikian rupa kepada komputer sehingga “terciptalah” program itu yang kemudian disimpan dalam memori komputer. Lalu, apa yang “diperintahkan” pada komputer sehingga program itu dapat terbentuk? Tidak ada yang berpikiran bahwa dia harus mengatakan kepada komputer: “Buatkan saya sebuah program yang bagus yang mau  dipake untuk pembukuan perusahaan saya.” , kan? J Kita, tentu saja, harus “ngobrol” dengan komputer dengan bahasa yang bisa dimengerti olehnya.




Untuk lebih detailnya coba unduh file dibawah ini....

Belajar Pemrograman C++.doc

Belajar Array Versi 1.0

#649 - Adder

Deskripsi

Lagi-lagi Nanda diberi sebuah tantangan. Namun, kali ini tantangannya tidak berasal dari guru Matematika nya, tetapi dari sahabat kakak nya yang sedang belajar mengenai Adder di mata kuliah Sistem Digital. Tantangannya berupa penjumlahan bilangan. Nanda yang jago menghitung, merasa sombong dan langsung menerima tantangan dari sahabat kakaknya tersebut.
Ternyata, bilangan yang diberikan bisa sangat besar, Nanda yang kewalahan meminta tolong kamu sebagai kakak yang baik dan pintar, untuk mengerjakan soal tersebut. Dan karena sebelumnya kamu belum bisa membantu Nanda menyelesaikan soalnya, Nanda sangat berharap agar kali ini permintaan tolong Nanda dapat terpenuhi :)

Format Masukan 
Masukan berisi dua buah bilangan A dan B dipisahkan sebuah operasi matematis '+' tiap barisnya sampai dengan EOF.

1 <= A,B <= 10^10000


Format Keluaran 
Sebuah bilangan hasil operasi A + B.

Contoh Input :
5 + 6
8 + 4
5040140801236012808012345360123 + 403011012345671701701
80470128012360160123040123410123456710123701234570136012360170123480123440170125012012349011 + 80123401234570150128014020125016012601233012345

Contoh Output :
11
12
5040140801639023820358017061824
80470128012360160123040123410123456710123701314693537246930320251494143565186137613245361356

Lalu Bagaimana Kodingan dengan menggunakan Bahasa C,
Mari kita simak bersama-sama

Thursday, November 28, 2013

Diantara Akhlak Yang Baik Bagi Seorang Muslim

Muslimedianews ~ Berbicara soal akhlak yang baik, seolah hanya sesuatu yang ringan, namun pada kenyataannya berat untuk diterapkan dalam kehidupan secara maksimal. Apalagi dimasa sekarang ini, akhlak yang baik mulai di abaikan keberadaannya oleh sebagian ummat Islam. Padahal akhlak juga menjadi benteng di era peradaban modern.

Akhlak merupakan bentuk jama’ dari kata khuluq (bahasa arab) yang memiliki arti budi pekerti, perangai, tingkah laku dan tabi’at. Beberapa pakar mengatakan bahwa akhlak adalah perangai yang melekat pada diri seseorang yang dapat memunculkan perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran terlebih dahulu (prilaku spontan tanpa butuh pemikiran dan tidak direkayasa).

Sedini mungkin, akhlak harus ditanamkan dan ditata pada generasi penerus, karena tantangannya dimaa depan tidak hanya datang dari dalam diri, namun juga dari berbagai arah, termasuk keluarga, sahabat, bahkan kemajuan dalam bidang teknologi.

Nabi Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam sendiri diutus untuk menyempurnakan akhlak, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits,

إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق
"Sesungguhnya daku diutuskan untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak"

Didalam diri Nabi pun sudah tertanam akhlak yang luhur. Allah SWT menyebutkan didalam al-Qur’an,

وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ
“Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung” (QS. Al Qalam 68 : 4)

Suatu ketika Sayyidah ‘Aisyah radliyallahu ‘anha pernah ditanya mengenai akhlak Nabi, Aisyah menjawab :

كان خلقه القرآن
“Akhlak Nabi adalah al-Qur’an”

Akhlak dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas, mulai dari akhlak kepada Sang Pencipta, akhlak kepada sesama umat manusia, dan akhlak kepada lingkungan sekitar.

Akhlak juga bagian dari inti keimanan seorang muslim. Seseorang yang benar-benar terkategori mukmin (beriman) maka dalam tingkah laku kesehariannya akan tercermin akhlak yang baik, tidak sebaliknya. Nabi bersabda :

إِنَّ مِنَ اْلأِيْمَانِ حُسْنُ اْلخُلُقِ وَأَفْضَلُكُمْ إِيْمَانًا أَحْسَنُكُمْ خُلقًا
“Sesungguhnya sebagian daripada iman adalah bagusnya akhlak, dan yang paling utama diantara kalian imannya adalah yang paling bagus akhlaknya” (HR. Imam Ath-Thabrani)

Prilaku yang baik dalam kehidupan, tentunya akan mengantarkan seseorang kepada keberuntungan baik didunia maupun akhirat.  Sebab tolak ukur akhlak seorang muslim adalah al-Qur’an dan As-Sunnah.

Begitu banyak macam akhlak yang baik, diantaranya adalah :

1. JUJUR / ASH-SHIDQU


Jujur dalam kehidupan merupakan anjuran dari al-Qur’an dan al-Hadits. Islam menaruh perhatian serius terhadap akhlak terpuji ini. Islam selalu mengajak dan mendorong manusia agar memiliki watak ini.

Allah Ta’alaa berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang jujur.” (QS. At Taubah: 119).

فَلَوْ صَدَقُوا اللَّهَ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ
“Tetapi jikalau mereka berlaku jujur pada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” (QS. Muhammad: 21)

Jujur juga merupakan sumber segala kebaikan, sebaliknya, dusta (bohong) adalah sumber segala malapetaka. Oleh karena itu, Nabi Saw. pernah bersabda :

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
“Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Imam Muslim)

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَاِنَّهُ مَعَ الْبِرِّ وَهُمَا فىِ الْجَنَّةِ
“Kamu harus berkata jujur (benar), karena sesungguhnya ia bersama kebajikan dan keduanya adalah dalam surga.” (HR. Ahmad)

Jujur meliputi kejujuran didalam qalbunya (niat), jujur didalam berucap, jujur dalam berbuat, termasuk diantara jujur didalam berjanji .

Sebaliknya Islam tidak menyukai dan bahkan memperingatkan manusia agar menjauhi dusta menjauhi ketidak jujuran.

Dusta adalah merupakan salah satu perangai yang bernilai rendah dan tercela. Dusta, menjadikan hukum-hukum rusak binasa. Dusta, menjadikan kehormatan terinjak-injak dan dusta pula yang menyebabkan berbagai kejahatan merajalela.

Berita bohong/dusta sering mengakibatkan terputusnya hubungan persaudaraan menimbulkan konflik yang tidak menguntungkan dalam hubungan sesama manusia. Isu atau berita bohong tidak sedikit yang telah membuat seseorang kehilangan harga dirinya.

Dusta juga bisa menyebabkan konflik yang tidak sepele, bahkan tidak jarang dusta-dusta yang disebarkan semisal berita bohong berujung pada peperangan yang berkepanjangan.

2. BERKATA YANG BAIK

Diantara perkataan yang baik adalah jujur dalam berucap. Namun, berkata yang baik meliputi segala ucapan yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai al-Qur’an maupun al-Hadits. Allahu Subhanu wa Ta’alaa berfirman:

مَن كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعاً إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ
“Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya” (QS. al-Fathir : 10)

مَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (QS. al-Qaaf : 18)


مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kiamat hendaknya dia berkata perkataan yang baik ataupun diam” (HR. Imam Al Bukhari)


إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ، فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ، وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً
“Sesungguhnya Allah mencatat kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan, kemudian menjelakan yang demikian, maka barangsiapa yang berkeinginan melakukan kebaikan namun tidak sampai melakukannya niscaya Allah akan mencatatkan untuknya kebaikan yang sempurna, maka jika ia berkeinginan dengannya kemudian melakukannya niscaya Allah akan mencatatkan untuknya sepuluh macam kebaikan sampai 700 kali lipat kemudian hingga berlipat-lipat yang banyak ; barangsiapa yang berkeinginan melakukan keburukan namun ia tidak mengerjakannya niscaya Allah mencatatkan untuknya kebaikan yang sempurna, namun jika ia mengerjakannya niscaya Allah mencatatkan untuknya satu macam keburukan”. (HR. Al Bukhari)

ليس المؤمن بالطعان ولا اللعان ولا الفاحش ولا البذيء
"Seorang mukmin itu bukanlah orang yang suka mencela, suka melaknat, suka berkata keji, dan suka berkata kotor."(HR. at-Tirmidzi)

3. AMANAH

Amanah merupakan bagian dari akhlak yang baik yang berkaitan dengan tanggung jawab yaitu memenuhi hak dan kewajiban terhadap Allah (hablun minallah) dan sesama manusia (hablum minannas). Lawan dari amanah adalah khianat. Allah Subhanahu wa Ta’alaa  berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya" (QS. An Nisa': 58)

Nabi Shallallahu 'alayhi wa Sallam juga bersabda:

أَدِّ الأَمَانَةَ إِلَى مَنِ ائْتَمَنَكَ
"Tunaikanlah amanat kepada orang yang menitipkan amanat padamu." (HR. Iman Abu Daud)

أَرْبَعٌ إِذَا كُنَّ فِيْكَ فَلاَ عَلَيْكَ مِمَّا فَاتَكَ مِنَ الدُّنْيَا: حِفْظُ أَمَانَةٍ وَصِدْقُ حَدِيْثٍ وَحُسْنُ خَلِيْقَةٍ وَعِفَّةُ مِنْ طُمْعَةٍ
"Empat perkara yang apabila ada padamu, tidak akan merugikan lepasnya segala sesuatu dari dunia dari padamu, yaitu: memelihara amanah, tutur kata yang benar, akhlak yang baik, dan bersih dari tamak.” (HR. Ahmad)

Orang yang tidak bisa menjaga amanah atau khianat berarti ia termasuk dalam ciri orang munafik sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits,

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
"Ada tiga tanda munafik: jika berkata, ia dusta; jika berjanji, ia mengingkari; dan jika diberi amanat, ia khianat." (HR. Al Bukhari)



4. MALU

Malu juga termasuk akhlak yang terpuji yang mendorong seseorang untuk meninggalkan sesuatu yang buruk dan mencegahnya dari kelalaian (meremehkan) dalam memenuhi hak.

الحياء لا يأتي إلا بخير
"Sesungguhnya sifat malu tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan" (HR. Al-Bukhari)

الحياء كله خير
"Sifat malu adalah baik semuanya" (HR. Muslim) 

إنَّ الله حيي سِتِّير يحب الستر والحياء
"Sesungguhnya Allah Mahamalu dan Mahatertutup, Dia meyukai ketertutupan dan rasa malu". (HR. Imam Abu Dawud) 
الإيمان بضع وسبعون شعبة ، أفضلها قول لا إله إلا الله ، وأدناها إماطة الأذى عن الطريق ، والحياء شعبة من الإيمان
"Iman itu ada 60 atau 70 sekian cabang, yang paling utama adalah (ucapan) Laa ilaaha illallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan, dan malu termasuk salah satu cabang dari iman". (HR. Imam Abu Dawud) 

إنَّ لكل دين خلقاً ، وخلق الإسلام الحياء
"Sesungguhnya setiap agama memiliki sifat dasar (ciri khas), dan sifat dasar Islam adalah rasa (sifat) malu". (HR. Imam Malik)
الحياء من الإيمان والإيمان في الجنة ، والبذاء من الجفاء والجفاء في النار
"Malu adalah bagian dari Iman, dan Iman berada dalam Surga, dan sikap terang-terangan (dalam perbuatan maksiat dan tidak memiliki rasa malu) adalah keburukan, dan keburukan berada di Neraka". (HR. at-Tirmidzi)

Demikian beberapa akhlak terpuji yang seharus dimiliki dan disadari oleh seorang muslim, serta diterapkan dalam kehidupannya, dalam setiap aktifitas yang dilakukan, baik pergaulan didunia nyata maupun pergaulan didunia maya. Sebab tidak jarang, pergaulan didunia maya kadang lebih buruk daripada pergaulan didunia nyata. Hal itu disebabkan adanya ketidak jujuran dalam diri seseorang ketika berhadapan dengan orang lain, langsung maupun tidak langsung.

Sifat lainnya seharusnya dimiliki dan di usahakan oleh seorang muslim adalah rendah diri (tawadlu’), murah hati (al-hilmu), sabar dalam segala hal, zuhud, dan lain sebagainya

Seorang muslim juga hendaknya menjauhi penyakit-penyakit hati berupa hasad/iri hati dan dengki, dendam, ujub / takabbur / sombong, angkuh, riya’ / sum’ah, tamak dan lain sebagainya. Na’udzubillah min dzalik.

 

Copyright @ 2013 POSITIVE THINKING.